Dua Masalah Yang Sekian Lama Dikeluhkan Akhirnya Teratasi, Direktur Perumdam Motanang Buol Gercep Turun ke Desa Labuton !

BUOL - Permasalahan distribusi air bersih yang selama ini dikeluhkan warga Dusun III, Desa Labuton, Kecamatan Gadung, akhirnya mulai menemukan titik terang setelah Direktur Perumdam Motanang Buol, Abd Nasir Konio, turun langsung memantau proses perbaikan di lapangan.

Kehadiran direktur bersama tim teknis Perumdam Motanang mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Pasalnya, persoalan air tersumbat yang telah lama dirasakan warga kini mulai terselesaikan melalui langkah cepat dan penanganan langsung di lokasi.

Dalam peninjauan tersebut, tim teknik melakukan pemeriksaan jaringan distribusi air yang mengalami gangguan, termasuk penanganan saluran yang tersumbat sehingga menyebabkan aliran air ke rumah warga tidak berjalan normal.

Selain fokus pada perbaikan jaringan, Perumdam Mototanang juga menemukan sekitar 40 sambungan atau pemasangan liar yang selama ini menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi air bersih di wilayah tersebut. Namun demikian, penertiban dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan solusi bagi masyarakat.

Direktur Perumdam Motanang Buol, Abd Nasir Konio, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta memastikan distribusi air bersih dapat berjalan merata dan lancar.

“Permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat menjadi perhatian serius kami. Karena itu kami turun langsung untuk memastikan perbaikan berjalan maksimal dan distribusi air kembali normal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penertiban sambungan liar dilakukan bukan semata-mata untuk penindakan, tetapi juga untuk menciptakan sistem distribusi air yang tertib, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan.

Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan jajaran Perumdam Mototanang merupakan bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat yang telah lama mengeluhkan minimnya pasokan air bersih di wilayah tersebut.

Warga Dusun III Desa Labuton pun mengaku bersyukur atas gerak cepat yang dilakukan pihak Perumdam. Setelah sekian lama mengalami kendala air bersih, kini aliran air mulai kembali normal dan masyarakat berharap pelayanan tersebut terus ditingkatkan ke depan.

Dengan turun langsungnya pimpinan Perumdam ke lapangan, masyarakat menilai ada keseriusan dalam menyelesaikan persoalan pelayanan dasar yang menyangkut kebutuhan vital warga sehari-hari.